Sabtu, 11 April 2015

Asyiknya Magang

MINGGU ke-1
Assalamu’alaikum wr.wb
Namaku Jeffta Naufal Kurnia, aku sering dipanggil Jeffta. Aku adalah salah satu siswa SMK Negeri 1 Bantul yang magang di Puspadanta, alamat rumahku di Dusun Nambangan Rt-03, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Bantul. Aku putra sulung dari 3 bersaudara. Aku memilih Puspadanta sebagai tempat magang atau praktek kerja industri tak lain untuk memperdalam ilmu Multimedia, insyaallah multimedia adalah jurusan yang tepat untukku. Ketertarikanku pada Multimedia tak lain karena, peluang usaha yang sangat besar.
Disini aku akan menceritakan pengalaman ku di Puspadanta selama 4 minggu di awal Praktek Kerja Industri ini.
Senin, 2 Maret 2015, hari pertama dimana aku melaksanakan program SMK, yaitu Prakerin ( Praktek Kerja Industri ). Waktu itu aku berangkat bersama teman SMK ku, Andrey Beni Wibowo. Dan tiba pukul 6 : 30 , ternyata semua pintu di Puspadanta masih tertutup rapat. Tapi saat itu, tidak hanya aku dan Andrey saja yang menunggu didepan pintu Puspadanta. Segerombol perempuan dengan seragam putih abu-abu berlabel SMK N 1 Klaten  juga sudah menunggu di depan pintu. Pemandangan seperti ini memang sering terjadi diawal masuk magang, masuk sekolah baru, ataupun yang lainya.
Jam menunjuk pukul 7 tepat, pintu pun dibuka. Semua bergegas masuk dan saling berkenalan. Perkenalan itu membuka pintu kedekatan dan keharmonisan selama kita magang di sini. Karena magang tidak akan terasa nyaman jika tidak saling mengenal dan tak ada rasa kekeluargaan di dalamnya. SMK N 1 Bantul dan SMK N 1 Klaten berubah menjadi satu nama, yaitu Puspadanta.
Pertama, kegiatan magang yang aku lakukan bersama teman teman lainya adalah perkenalan dengan Pimpinan tempat magang ku ini, yaitu Bapak Ali Handoko yang akrab dipanggil Ali Masrum. Kita semua diperkenalkan secara mendalam apa itu Puspadanta dan kegiatan apa saja yang harus dilaksanakan. Setelah itu kita diminta memperkenalkan diri masing – masing didepan kelas, kaharmonisanpun sudah mulai terasa di kegiatan ini.
Setelah selesai perkenalan, waktupun tidak dibiarkan sia-sia, semua langsung diberi tugas narasi. Setelah itu olah vokal, suara kita diajarkan mengatur suara untuk membaca narasi sebuah berita di Televisi. Lalu dilanjutkan presentasi narasi yang telah dibuat tadi. Hari pertamapun dikhiri dengan pemberian tugas untuk membuat 2 narasi dan besoknya wajib dikumpul. Kedisiplinan juga mulai diuji selama magang di Puspadanta ini.
Hari kedua, Selasa 3 Maret 2015. Aku mengumpulkan tugas narasi yang sudah susah payah aku kerjakan semalam. Aku kira sudah sempurna, ternyata kata Bunda Eny kedua narasiku belum sesuai dengan standar, jadi mengulang lagi deh. Memang perlu pembiasaan untuk menjadi sempurna, dan kesalahanpun pasti tak terkelakkan. Memang tugas yang terus menerus seperti ini lama kelamaan akan membentuk diriku menjadi sempurna, khususnya dalam mengolah kata untuk narasi suatu berita televisi.
Setelah menilaikan narasi yang aku buat, semua disuruh untuk menjadi penonton Stand Up Comedy dari SMK N 1 Purwokerto, dan SMK N 1 Gondang. Lucu serta bingung, bisa nggak ya aku berStandup seperti demikian, tentu bisa kalaupun tak bisa harus bisa karena SMK pasti bisa.
Setelah menonton, aku mendapat kabar baik. Waktu itu jam 10, aku berhasil lulus 1 narasi, yang bertema “Wisata”. Lega dan puas belum terasa, karena itu bukan hasil yang maksimal. Tapi rasa syukur tak henti-hentinya kuucapkan jika salah satu tugasku telah lulus.
Setelah selesai membenahi narasi, semua berkumpul dan diberi arahan tentang materi selanjutnya. Kali ini aku dan teman-teman lainya, berdekatan oleh pembimbing dan mentor di Puspadanta yaitu Mas Tiyas Susanto dan Mas Ikang. Mas Ikan langsung memberi arahan dan materi tentang orientasi untuk menjadi kameramen yang handal. Kitapun diberi tugas yang aku kira mudah, yaitu 20 angle.
Tugas kali ini lebih jelasnya yaitu, kita dituntut untuk mengambil video berdurasi 10 detik tanpa getaran dan goyangan sedikitpun menggunakan handycam. Anglenyapun tak boleh sembarangan, fokus suatu benda atau yang lainya harus diperhatikan. Apalagi harus ada 3 shoot yaitu, Long Shoot, Medium, dan Close Up.
Mas Ikang lalu mengutarakan aturan yang berjalan dalam tugas kali ini, jumlah video yang tidak lulus akan dikali 2. Ia juga mengatur pemakaian 3 handycam yang telah disediakan pihak Puspadanta untuk memfasilitasi tugas ini. Setiap siswa siswi harus memilih satu tempat yang berbeda satu sama lain untuk di ambil gambarnya. Jadi koordianasi antar siswa siswi harus terjalin dengan baik, kalau tidak Ctrl+A delete pun akan menjadi hasil dalam tugas ini. Dan jam 15:00 semua juga harus sudah siap untuk dinilaikan.
Karena kebetulan jumlah siswa yang magang saat itu 18 orang, pembagianpun menjadi mudah. Siswi SMK N 1 Klaten dibagi menjadi 2 kelompok, dan siswa siswi SMK N 1 Bantul menjadi 1 kelompok.
Dalam tugas ini, aku bersama 5 teman SMK ku, Andrey, Ibnu, Astuti, Asni, dan Farida saling mengkoordinasi seperti apa yang telah dijelaskan Mas Ikang. Setelah itu kami semua langsung mengkonfirmasi hasil koordinasi kepada kelompok lainya tentang tempat yang akan di ambil gambarnya.Setelah sudah fix dan tidak ada kesamaan tema tempat yang diambil. Aku beserta kelompokku langsung mengambil handycam lalu bergegas hunting video.
Aku kali ini memilih Masjid sebagai temaku. Mulai ku lihat angle, fokus, dan shoot yang kan ku ambil. Nah rasa kesulitanpun muncul, getaran tak henti-hentinya menggoyangkan tanganku. Aku hanya bisa berusaha dan pasrah. Ternyata, tugas ini tidak semudah membalikkan tangan. 4 jam berlalu, semua kelompok berkumpul dan bersiap untuk menilaikan hasil hunting. Dan hasilnya tidak ada siswa siswi yang lulus dalam tugas ini. Kegagalanpun aku anggap sebagai pembelajaran, pengulangan ini menjadi kesempatanku dan teman-teman lainya untuk belajar lebih banyak untuk mengambil gambar yang sempurna walaupun hanya menggunakan handycam.
Selama 3 hari, aku berburu gambar demi lulusnya tugas 20 angle.. Dan akhirnya, di hari Sabtu 7 Maret 2015 akupun lulus. Bukan sekedar tugas, karena dalam tugas kali ini aku mendapat ilmu pengalaman yang sangat berharga. Dihari ini juga, aku langsung diajak untuk meliput pentas Seni Teater sama Mas Tiyas di Taman Budaya Yogyakarta. Alhamdulillah, liputan pertamaku ini berjalan lancar, dapat pengalaman deh. Nonton teater gratis sambil praktek langsung mengambil gambar.

6 komentar: